Kupang, Karangdowo – Pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MI Muhammadiyah Kupang memasuki hari ketiga pada Rabu, 15 Juli 2026. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, hari ketiga diisi dengan berbagai aktivitas kreatif yang bertujuan mengembangkan potensi peserta didik sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan dilaksanakan sesuai jenjang kelas dengan tema "Berkarya, Berkreasi, dan Peduli Lingkungan". Seluruh peserta didik tampak antusias mengikuti setiap aktivitas yang telah disiapkan oleh para guru.
Peserta didik kelas I dan II mengikuti kegiatan kolase daun, yaitu menyusun berbagai bentuk gambar menggunakan aneka daun kering dan daun segar yang ada di sekitar madrasah. Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengenal berbagai jenis daun, melatih kreativitas, motorik halus, ketelitian, serta mengembangkan daya imajinasi dalam menghasilkan karya seni yang menarik.
Sementara itu, peserta didik kelas III dan IV membuat karya inovasi dari barang bekas. Dengan memanfaatkan botol plastik, kardus, kaleng, kertas bekas, dan bahan daur ulang lainnya, siswa berhasil menciptakan berbagai hasil karya yang kreatif dan bernilai guna, seperti tempat alat tulis, pot tanaman, hiasan kelas, serta miniatur sederhana. Kegiatan ini sekaligus mengajarkan pentingnya menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun peserta didik kelas V dan VI mengikuti kegiatan berkebun di lingkungan madrasah. Mereka belajar mengolah media tanam, menanam bibit sayuran dan tanaman hias, serta memahami cara merawat tanaman agar tumbuh dengan baik. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk mencintai alam, menjaga kelestarian lingkungan, serta menumbuhkan sikap tanggung jawab terhadap makhluk hidup.
Kepala MI Muhammadiyah Kupang, Abdullah Syukur, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan hari ketiga MATAMUDA dirancang sebagai pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik.
"Kami ingin peserta didik belajar tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung. Berkarya dengan bahan alam, memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bermanfaat, dan berkebun merupakan kegiatan yang mampu mengembangkan kreativitas, kepedulian lingkungan, kerja sama, serta karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Muhammadiyah," ungkap beliau.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para guru mendampingi setiap kelompok siswa, sementara hasil karya peserta didik dipamerkan di masing-masing kelas sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mereka. Kegiatan berkebun juga menjadi pengalaman yang menyenangkan karena siswa dapat belajar sambil berinteraksi langsung dengan alam.
Melalui kegiatan hari ketiga MATAMUDA ini, MI Muhammadiyah Kupang berharap peserta didik semakin mencintai lingkungan, memiliki jiwa kreatif dan inovatif, serta mampu mengembangkan keterampilan hidup yang bermanfaat. Dengan semangat belajar yang menyenangkan, MATAMUDA menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang berkarakter Islami, peduli lingkungan, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melihat dan mengunduh foto dokumen di sini

0 Komentar