Karangdowo, Klaten – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karangdowo menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Penguatan Implementasi Kurikulum Deep Learning serta Kurikulum Berbasis Cinta pada Rabu, 8 Juli 2026, pukul 08.00–11.30 WIB, bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Haji Mursidi Karangdowo.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru madrasah dan sekolah Muhammadiyah se-Kecamatan Karangdowo sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pendidik dalam menghadapi dinamika dan transformasi pembelajaran pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
Hadir sebagai narasumber, Ibnu Ikhwanto, M.Hum. dan Aris Setiyono, S.Pd., yang menyampaikan materi mengenai strategi implementasi pembelajaran yang mendalam (Deep Learning) serta penguatan Kurikulum Berbasis Cinta, sebuah pendekatan yang menempatkan kasih sayang, penghargaan terhadap peserta didik, dan pembentukan karakter sebagai fondasi utama proses pendidikan.
Dalam paparannya, Ibnu Ikhwanto, M.Hum. menjelaskan bahwa pendekatan Deep Learning tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi pelajaran, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, mampu memecahkan masalah, berkolaborasi, serta mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata. Menurutnya, guru memiliki peran penting sebagai fasilitator yang menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan.
Sementara itu, Aris Setiyono, S.Pd. menekankan pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan sekolah dan madrasah Muhammadiyah. Ia menyampaikan bahwa proses pendidikan harus dibangun di atas nilai-nilai kasih sayang, keteladanan, penghormatan terhadap potensi setiap peserta didik, serta penguatan karakter Islami. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang mampu menjadi teladan dan membangun hubungan yang positif dengan siswa.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif mengenai strategi implementasi kurikulum di kelas, berbagi praktik baik antarpendidik, serta penyusunan langkah-langkah tindak lanjut yang dapat diterapkan di masing-masing satuan pendidikan Muhammadiyah.
Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Karangdowo berharap kegiatan pembinaan ini mampu meningkatkan kompetensi profesional guru sekaligus memperkuat komitmen seluruh pendidik Muhammadiyah dalam menghadirkan pembelajaran yang bermutu, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Melalui sinergi dan semangat berkemajuan, sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Karangdowo diharapkan semakin mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter Islami, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi sesuai dengan cita-cita pendidikan Muhammadiyah.
Melihat dan mengunduh foto dokumen foto di sini

0 Komentar