Karangdowo, Klaten – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karangdowo kembali menggelar Pengajian Ahad Pagi pada Ahad, 26 Juli 2026, pukul 06.30–07.30 WIB, bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah H. Mursidi Karangdowo. Pengajian rutin ini dihadiri oleh warga Muhammadiyah, pimpinan organisasi otonom, serta masyarakat sekitar yang istiqamah mengikuti kajian keislaman setiap pekan.
Pada kesempatan tersebut, pengajian menghadirkan Ustadz Tajuddin, Lc. sebagai pemateri dengan mengangkat tema "Dzikir kepada Allah sebagai Penyejuk Hati dan Penguat Keimanan." Materi ini mengajak jamaah untuk senantiasa mengingat Allah SWT dalam setiap keadaan sebagai bekal meraih ketenangan hidup dan meningkatkan ketakwaan.
Dalam tausiahnya, Ustadz Tajuddin, Lc. menjelaskan bahwa dzikir merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan memperbanyak mengingat Allah, hati akan menjadi tenang, jiwa semakin kuat menghadapi berbagai ujian kehidupan, serta keimanan akan terus bertambah.
Beliau mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra'd ayat 28:
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."
Menurut beliau, dzikir tidak hanya berupa ucapan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir, tetapi juga mencakup membaca Al-Qur'an, berdoa, serta menghadirkan kesadaran akan kebesaran Allah dalam setiap aktivitas kehidupan. Seorang muslim hendaknya membiasakan lisan dan hati untuk selalu berdzikir, baik setelah salat, ketika bekerja, maupun dalam berbagai kesempatan lainnya.
"Dzikir adalah sumber kekuatan seorang mukmin. Orang yang senantiasa mengingat Allah akan memperoleh ketenangan hati, kemudahan dalam menghadapi persoalan hidup, dan keberkahan dalam setiap langkahnya. Jadikan dzikir sebagai kebiasaan, bukan hanya ketika menghadapi kesulitan, tetapi juga saat memperoleh nikmat," pesan Ustadz Tajuddin, Lc.
Beliau juga mengajak jamaah untuk memperbanyak istigfar, bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT, serta membiasakan zikir pagi dan petang sebagai bentuk perlindungan diri dan penguatan spiritual. Menurutnya, kehidupan yang dipenuhi dzikir akan melahirkan pribadi yang sabar, rendah hati, dan selalu berserah diri kepada Allah SWT.
Pengajian berlangsung dengan suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan. Jamaah mengikuti penyampaian materi dengan antusias hingga akhir acara yang ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar diberikan hati yang senantiasa berdzikir, keimanan yang kokoh, serta kehidupan yang penuh keberkahan.
Melalui Pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan secara rutin, PCM Karangdowo berharap kegiatan ini terus menjadi sarana dakwah yang mencerahkan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan warga Muhammadiyah maupun masyarakat luas. Semangat memperbanyak dzikir kepada Allah diharapkan menjadi bekal bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan dengan hati yang tenang, akhlak yang mulia, dan amal saleh yang istiqamah.

0 Komentar